Penghasilan MU Fantastis Jika Gaet Messi Tak Kena Sanksi FFP

messi

Hasilakhir.com – Lionel Messi megabintang Barcelona ini permainannya membuat klub-klub besar ingin menggaetnya. Namun, bukan perkara mudah untuk menggaet pria asal Argentina ini, pasalnya adanya peraturan yang dikeluarkan UEFA mengenai Financial Fair Play (FFP) yang tidak bisa sebuah tim merekrut pemain dengan bebas karena klub yang boros dalam belanja pemain akan terkena sanksi. Namun hal tersebut sepertinya tidak berlaku bagi Manchester United, pasalnya klub asal inggris ini diyakini memiliki kemampuan penghasilan yang mumpuni.

United adalah salah satu klub yang saat ini paling berpotensi untuk bisa mendapatkan tanda tangan seorang Lionel Messi, dengan dilandaskan peraturan yang ada dalam FFP. Hal tersebut sempat diungkapkan pakar hukum olahraga, Karish Andrews.

Barcelona selaku klub pemilik Lionel Messi memang telah diketahui bahwa mematok klausul pelepasan Messi sebesar 220 juta euro (Rp.3,2 triliun) kepada klub manapun yang mampu menebus klausul tersebut. Terdapat sejumlah klub telah menyatakan keberaniannya untuk menebus klausul yang di syaratkan Blaugrana untuk La Pulga dengan besaran biaya tersebut.

Walaupun terdapat klub yang menyatakan keberaniannya untuk memboyong Messi, namun kebanyakan dari klub itu masih menggunakan kantong pibadi dari pemilik klub. Meski demikian, hal tersbut tidak dibenarkan menurut peraturan FFP yang ditetapkan pada 2011 lalu.

Sebuah klub memang tidak diajurkan untuk berbelanja pemain dengan harga yang fantastis, jika dana transfer tidak lebih banyak dari pemasukan klub. Hal tersebut juga tidak dibenar jika belanja pemain dengan menggunakan kantong pribadi pemilik klub meskipun memiliki kekayaan yang luar biasa.

Namun hal itu berbeda dengan yang dialami Setan Merah yang mana pada musim lalu berhasil mendapat keuntungan bersih sebesar USD 551 juta atau setara Rp 6,66 triliun. Adapun sumber pendapatan tersebut, yakni datang dari jasa komersial, penjualan tiket, hak siar, dan merk dagang.

“Peraturan FFP pada dasarnya dimaksudkan untuk memastikan kondisi klub dalam jangka menengah dan panjang. Bagian penting dari peraturan tersebut berkaitan dengan kekhawatiran tentang efek dari pemilik klub yang memiliki uang melimpah, dan bisa mendanai semua pembelian pemain,” kataAndrews, Jumat (30/1/2015).

“Saat ini dia (Messi) sudah berusia 27 tahun dan memiliki lebih dari empat tahun tersisa di dalam kontraknya. Nilai pemain cenderung turun setelah usia 27-28, dan kontraknya akan lebih pendek. Jika ia sudah diangka 29 dengan dua tahun tersisa di kontraknya , transfer akan jauh lebih mudah terjadi,” lanjut Andrews.

Namun selain Setan Merah, Real Madrid selaku klub terkaya musim ini serta rival Barca di La Liga juga memiliki kemampuan finansial untuk merekrut La Pulga. Akan tetapi hal itu kecil kemungkinan Blaugrana akan melepas pemain andalannya ke Santiago Bernabeu, meski dalam sepakbola segalanya bisa terjadi, saat El Real membajak Luis Figo dari Barcelona.

BERITA TERKAIT :